Kepala SMKN 1 Bawen Pimpin Deklarasi “Satu Sekolah, Satu Keluarga” Menuju Sekolah Berintegritas

Berita215 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com – SMK Negeri 1 Bawen, Kabupaten Semarang, mendeklarasikan gerakan “Satu Sekolah, Satu Keluarga” menuju Sekolah Berintegritas. Deklarasi ini menjadi komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, persatuan, serta menolak segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan, dan kenakalan remaja.

Selain itu, sekolah menegaskan penolakannya terhadap keberadaan kelompok atau geng yang menyimpang dan membawa-bawa nama SMKN 1 Bawen.

Komitmen tersebut ditegaskan Kepala SMKN 1 Bawen, Dr. Farida Fatmalatif, S.Pd., M.Pd., saat memimpin pembacaan deklarasi dalam apel besar di halaman sekolah, Senin (19/10/2026).

Apel besar tersebut diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMKN 1 Bawen. Hadir pula Kapolsek Bawen AKP Harjono, didampingi Kanit Samapta Iptu Dwi Jani, Ketua Komite Sekolah Budi Prasetyawan, Sekretaris Komite Heru Santoso, serta perwakilan orang tua siswa.

Dalam deklarasi tersebut, pimpinan sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, dan siswa menyatakan empat komitmen utama.

Pertama, menjadikan sekolah sebagai tempat belajar, berkembang, dan membangun persahabatan yang aman serta damai bagi semua. Seluruh warga sekolah menegaskan bahwa identitas yang dibanggakan adalah bagian dari keluarga besar SMKN 1 Bawen.

Kedua, sekolah tidak memiliki afiliasi, dukungan, maupun pengakuan terhadap kelompok atau geng yang bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan, kedamaian, persatuan, dan hukum yang berlaku.

Ketiga, menolak segala bentuk perpecahan, intimidasi, serta tindakan yang merugikan sesama warga sekolah. Sebaliknya, seluruh warga sekolah berkomitmen membangun kebersamaan, saling menghargai, dan saling mendukung.

Keempat, menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif sehingga setiap siswa merasa diterima, dilindungi, serta dihargai tanpa diskriminasi.

Usai pembacaan deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah deklarasi oleh Kepala SMKN 1 Bawen Dr. Farida Fatmalatif, Kapolsek Bawen AKP Harjono, Ketua Komite Sekolah Budi Prasetyawan, serta perwakilan orang tua siswa Heru Santoso.

Farida: Deklarasi Harus Diwujudkan dalam Perilaku Sehari-hari

Dalam sambutannya, Farida menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan pernyataan komitmen yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

“Melalui deklarasi ini, seluruh warga sekolah berkomitmen menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan kedisiplinan, serta menolak berbagai bentuk perundungan atau bullying, kekerasan, dan kenakalan remaja. Selain itu, sekolah menolak keras segala bentuk kelompok atau geng yang membawa nama SMKN 1 Bawen,” tegas Farida.

Ia berharap komitmen tersebut menjadi landasan bagi seluruh warga sekolah untuk menjaga nama baik institusi sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan berintegritas.

Kapolsek Bawen: Jangan Berhenti pada Deklarasi

Sementara itu, Kapolsek Bawen AKP Harjono, S.H., menekankan bahwa deklarasi harus ditindaklanjuti dengan tindakan nyata. Para siswa diharapkan tidak hanya mendengarkan dan menyetujui isi deklarasi, tetapi juga menerapkannya dalam perilaku sehari-hari.

Menurutnya, deklarasi tersebut memiliki tujuan positif bagi seluruh keluarga besar SMKN 1 Bawen, terutama dalam mencegah kenakalan remaja dan keterlibatan pelajar dalam persoalan hukum.

“Harapannya, dengan telah dideklarasikannya sekolah berintegritas ini, tidak ada lagi geng atau kelompok baru yang menyimpang dan menjurus pada kenakalan remaja hingga berhadapan dengan kasus hukum,” ujar Harjono.

Ia juga mengimbau siswa yang masih tergabung dalam kelompok atau grup yang mengarah pada kegiatan negatif agar segera meninggalkannya.

Selain itu, Harjono mengingatkan pentingnya mencegah perundungan di lingkungan sekolah dan menggunakan media sosial secara bijak.

“Jangan sampai terjadi bullying di SMKN 1 Bawen. Anak-anak juga harus bijak dalam menggunakan media sosial,” pesannya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Bawen didampingi Kanit Samapta Iptu Dwi Jani.

Komite Sekolah Tekankan Peran Orang Tua

Ketua Komite SMKN 1 Bawen, Budi Prasetyawan, didampingi Sekretaris Komite Heru Santoso, menyampaikan apresiasi atas deklarasi menuju Sekolah Berintegritas tersebut.

Menurut Budi, deklarasi tidak boleh berhenti sebagai pernyataan tertulis atau kegiatan seremonial. Komitmen itu harus benar-benar diwujudkan melalui sikap dan perilaku siswa, dengan dukungan seluruh warga sekolah dan keluarga.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi, membimbing, dan mendidik anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif.

“Pada intinya, kami sangat mendukung deklarasi Satu Sekolah, Satu Keluarga untuk menuju Sekolah Berintegritas ini. Apalagi sudah ada penyerahan barang bukti berupa identitas beberapa kelompok atau geng kepada pihak sekolah dan Polsek Bawen. Pesan Bapak Kapolsek harus benar-benar diwujudkan,” kata Budi.

Ia mengimbau siswa yang tergabung dalam grup atau kelompok negatif agar segera keluar dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

Kaos Identitas Kelompok Diserahkan kepada Polsek

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula penyerahan barang bukti berupa kaos beridentitas sejumlah kelompok atau geng yang dibentuk oleh siswa SMKN 1 Bawen.

Barang bukti tersebut diserahkan kepada Kepala SMKN 1 Bawen, kemudian diteruskan kepada Kapolsek Bawen untuk diamankan.

Melalui deklarasi “Satu Sekolah, Satu Keluarga”, SMKN 1 Bawen berharap terbangun kebersamaan dan kepedulian seluruh warga sekolah, didukung peran aktif orang tua serta kepolisian, guna mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, damai, disiplin, dan berintegritas.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *