Jaga Kondusivitas, FKUB Klaten Perkuat Peran Tokoh Lintas Agama di Karangnongko

​KLATEN – wartaintegritas.com — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten terus bergerak masif memperkuat harmoni di tingkat akar rumput. Terbaru, FKUB Klaten menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus pembinaan bagi Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kecamatan dan Desa di Aula Kantor Kecamatan Karangnongko, Kamis (23/4/2026).

​Ketua FKUB Kabupaten Klaten, K.H. Syamsuddin Asyrofi, menegaskan bahwa penguatan PKUB di tingkat kecamatan dan desa merupakan ikhtiar nyata untuk menjaga kondusivitas masyarakat. Menurutnya, kerukunan bukan sekadar teori, melainkan praktik harian yang digerakkan oleh para tokoh agama.

​”PKUB menjadi forum yang langsung menjangkau masyarakat dan sebagai garda terdepan. Keberadaan paguyuban ini menunjukkan bahwa Klaten bukan hanya indah secara fisik, namun hubungan antarumat beragama telah berjalan harmonis,” ujar Syamsuddin.

​Pionir Kerukunan di Tingkat Desa

​Camat Karangnongko, Erni Kusumawati, menyambut hangat pendampingan intensif dari FKUB Kabupaten. Ia menilai PKUB merupakan wadah strategis yang mempertemukan tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat untuk merawat toleransi secara berkelanjutan.

​“Para tokoh agama di desa adalah pionir. Mereka menjadi penggerak masyarakat dalam merawat kerukunan,” kata Erni.

​Lebih lanjut, Erni menjelaskan bahwa kerukunan ini menjadi modal sosial penting dalam mendukung program pembangunan daerah, termasuk mewujudkan Kecamatan Tanggap Bencana (Kencana) di Karangnongko.

​”Kecamatan Karangnongko saat ini sedang bergerak mewujudkan Kencana. Hal ini tentu membutuhkan kerjasama erat antara masyarakat dan seluruh tokoh lintas agama,” tambahnya.

​Cakupan Masif se-Kabupaten Klaten

​Kabupaten Klaten tercatat memiliki struktur kerukunan yang sangat kuat. Sebanyak 401 PKUB tingkat Desa/Kelurahan dengan total 4.544 pengurus telah dikukuhkan oleh Bupati Klaten.

​Agenda pembinaan di Karangnongko ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya telah digelar di:

  • ​Kecamatan Kebonarum
  • ​Kecamatan Wedi
  • ​Kecamatan Karanganom
  • ​Kecamatan Ngawen
  • ​Kecamatan Jatinom

​Melalui dialog dan pembinaan intensif ini, FKUB Klaten berharap PKUB tidak hanya menjadi simbol, tetapi menjadi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari bagi daerah lain di Indonesia dalam menjaga keberagaman.

(Benyamin Hadinagara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait