HIPPA Gelar “POTS Ambarawa Tempo Doeloe” & Launching Dua Lagu Bersejarah

Peristiwa822 Dilihat

KAB.SEMARANG —  wartaintegritas.com — Sebanyak lima belas pelukis Ambarawa yang tergabung dalam Himpunan Perupa Palagan Ambarawa (HIPPA) mengikuti kegiatan gelar seni lukis yang dikemas dalam “Painting On The Spot (POTS)” & Live Music yang mengangkat tema “Ambarawa Tempo Doeloe”.  

Kegiatan gelar seni lukis dirangkai dengan Upacara serah Terima Pusaka Tetunggul Kecamatan Ambarawa, Minggu (28/12/2025).

Ketua Panitia POTS, Subandi Pamungkas, mengatakan bahwa ajang kreasi POTS ini diikuti sebanyak lima belas pelukis se-Kecamatan Ambarawa yang tergabung dalam HIPPA dan ada beberapa pelukis yang datang dari luar Ambarawa. Penyelenggara kegiatan ini yakni Himpunan Perupa Palagan Ambarawa (HIPPA).

“Kegiatan POTS ini digelar dengan harapan agar para pelukis ataupun seniman Ambarawa dapat menuangkan kreasinya dalam lukisan. Bahkan, Camat Ambarawa, Bapak Wahyu Pito Nugroho, juga sangat mendukung jika agenda kegiatan POTS ini bisa digelar tahunan tiap bulan Desember. Untuk tahun depan, kita gelar dengan lokasi yang berbeda,” kata Subandi Pamungkas.

Para pelukis melukis dengan topik tempat bersejarah di Ambarawa, di antaranya Museum Palagan Ambarawa, Museum Kereta Api, Pasar ProJo Ambarawa, Benteng Pendem, Gereja “Jago” Katolik, Klenteng Hok Tik Bio, dan Srabi Ngampin. Selain itu, dilaunching lagu dengan judul “Museum Jayaningrat” dan “dr Tjipto Mangoenkoesoemo” serta diresmikan oleh Camat Ambarawa Wahyu Pito Nugroho, S.H., M.H. yang ditandai dengan penandatanganan SK Launching lagu tersebut.

Bersamaan acara POTS juga dilakukan penyerahan Pusaka Tetunggul. Penyerahan oleh mantan Plt. Camat Ambarawa Dewanto LW dan diterima Camat Ambarawa yang baru Wahyu Pito Nugroho. Harapannya, Camat Ambarawa dapat ikut memberi ataupun melestarikan budaya khususnya di wilayah Kecamatan Ambarawa.

“Pusaka Tetunggul ini dapat dilihat di Museum Jayaningrat Ambarawa. Bahkan, setelah museum ini diresmikan beberapa bulan lalu sampai sekarang sambutan masyarakat sangat bagus. Dan, kunjungan ke museum yang berada satu komplek di Kantor Kecamatan Ambarawa tetap ada baik dari masyarakat umum maupun para pelajar. Dan museum ini juga dapat sebagai bahan edukasi masyarakat maupun pelajar.

Tambah pula, Museum Jayaningrat yang berada di Ambarawa ini adalah satu-satunya Kecamatan di Kabupaten Semarang yang memiliki museum,” terang Ali Ahmad, Ketua Tim Perumus Museum Jayaningrat Ambarawa dan Ketua Tim Pemeliharaan Pusaka Tetunggul Kecamatan Ambarawa.

Kegiatan ini juga dihadiri para pelukis dari luar Ambarawa serta Forkopimcam Ambarawa. Kegiatan diramaikan pula dengan sajian live music, pameran lukisan, pameran seni Batik Patron, kreasi kuliner Srabi Ngampin, dan kunjungan ke Museum Jayaningrat Ambarawa.

(Heru Santoso).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. Sangat bagus sekali, dan saya sebagai salah satu panita POTS “Ambarawa Tempo Doeloe” dan anggota HIPPA yang melukis Masjid Al Mujahidin Ambarawa tempo dulu, sangat antusias sekali dan semoga kedepannya HIPPA mendapatkan support dari semua pihak untuk memunculkan sejarah Ambarawa yang hampir hilang lewat seni lukis

  2. Terimakasih banget, Pak Heru. Sudah meliput dan mensupport kegiatan HIPPA di Kecamatan Ambarawa. Semoga menjadi tambah energi, bagi kami. Untuk terus berkiprah dengan apa yg kami mampu. Untuk Ambarawa. Untuk Indonesia. Merdekaaaaa…. 💪