SEMARANG – wartaintegritas — Komunitas tenis meja PTM Andalan 88 menggelar kegiatan Halalbihalal di Wisma Perdamaian Semarang, Minggu (5/4/2026). Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Membangun Kebersamaan, dan Mengukir Prestasi Tenis Meja Jawa Tengah,” kegiatan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus menyatukan komitmen untuk memajukan olahraga tenis meja di Jawa Tengah.
Acara dihadiri berbagai tokoh dan undangan, di antaranya Komisaris Utama Bank Jateng dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Tengah, bersama para pengurus serta anggota komunitas tenis meja dari beberapa kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Tari Warak Dugder, tarian khas Kota Semarang yang melambangkan semangat kebersamaan. Suasana khidmat kemudian tercipta ketika seluruh peserta berdiri menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran para undangan serta dukungan berbagai pihak dalam terselenggaranya acara. Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan secara mandiri oleh komunitas PTM Andalan 88, dengan dukungan sejumlah pihak termasuk layanan pemeriksaan kesehatan bagi peserta oleh Rumah Sakit Islam Tunas Harapan Salatiga.
Ucapan Selamat Idulfitri juga disampaikan secara virtual oleh sejumlah tokoh, di antaranya Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah, serta Gubernur Jawa Tengah.

Karakter dan Perilaku Sehari-hari
Dalam tausiyahnya, Ustadz Solahudin mengingatkan bahwa ibadah tidak hanya dimaknai sebagai ritual seperti salat, puasa, dan zakat, tetapi juga tercermin dalam karakter dan perilaku sehari-hari.
Ia mengutip QS. Ali Imran ayat 134, yang menyebutkan tiga karakter utama seorang beriman, yaitu:
- Gemar memberi kebaikan kepada sesama, terutama kepada keluarga.
- Mampu menahan amarah ketika menghadapi respon negatif dari orang lain.
- Mampu memaafkan kesalahan orang lain.
Selain itu, umat juga diajak untuk membalas keburukan dengan kebaikan, dengan cara memberi maaf kepada orang yang menyakiti, mendoakan kebaikan bagi orang yang tidak berbuat baik kepada kita, serta mengabaikan tindakan orang yang tidak bijak.
Usai penyampaian materi tausiyah hadirin bersalam-salaman dan foto bersama para pejabat yang hadir.
Tari Kreasi dan Semangat Kebersamaan

Kemeriahan acara yang dihadiri oleh 24 Pengurus Kabupaten & Pengurus Kota PTMSI makin terasa dengan penampilan Tari Kreasi PTM Andalan 88 yang dibawakan oleh anggota komunitas. Tarian ini merupakan karya Iyan, dengan lagu yang diciptakan oleh Abbas, dan menggambarkan semangat persaudaraan para anggota komunitas tenis meja.
Penguatan Organisasi dan Kemitraan
Dalam kesempatan itu juga Ketua PTM Andalan 88 Brigjen Pol (Purn) Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo, yang sehari-hari juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda) dan Ketua Komisi Kelembagaan PB PTMSI periode 2026-2030, menekankan pentingnya silaturahmi, soliditas komunitas, serta kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi olahraga.
Dalam sambutannya, pimpinan PTM Andalan 88 yang memegang motto hidup “jamu, jati, & kendi” (jaga mulutmu, jaga hatimu, dan kendalikan dirimu) menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan semangat membangun olahraga tenis meja.

“Kami ingin menjadikan tenis meja bukan hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai sarana menjalin silaturahmi, memperkuat persahabatan, dan membangun kebersamaan. Dari kebersamaan itulah lahir prestasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Wisma Perdamaian merupakan rumah rakyat, tempat berbagai elemen masyarakat dapat berkumpul untuk membangun kebersamaan dan semangat persaudaraan.
Menurutnya, komunitas tenis meja di Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk berkembang. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas olahraga, menjadi modal penting dalam mewujudkan kemajuan tersebut.
“Kami tidak pernah berambisi berlebihan, tetapi dukungan dari berbagai pihak terus mengalir. Itu menjadi amanah bagi kami untuk bekerja lebih baik membangun tenis meja Jawa Tengah,” tambahnya.
Blueprint Visi PTMSI Jawa Tengah
Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan Blueprint Visi PTMSI Jawa Tengah, yaitu: “Terwujudnya tenis meja Jawa Tengah yang berprestasi, merata, modern, dan bermartabat menuju Jawa Tengah sebagai kekuatan tenis meja nasional.”
Visi tersebut dijabarkan dalam enam misi utama, antara lain:
- Membangun organisasi yang solid, transparan, dan akuntabel.
- Pembinaan prestasi yang berjenjang dan berkelanjutan.
- Kompetisi yang merata dan berkelanjutan di seluruh daerah.
- Pengembangan infrastruktur dan fasilitas tenis meja.
- Kolaborasi dan kemitraan strategis dengan berbagai pihak.
- Memasyarakatkan tenis meja sebagai olahraga rakyat.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize serta ramah-tamah yang berlangsung hangat. Melalui kegiatan ini, PTM Andalan 88 berharap semangat silaturahmi, kebersamaan, dan prestasi terus tumbuh sehingga olahraga tenis meja di Jawa Tengah makin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
(Purwoto)
















