Dibuka Resmi Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti, FTBI se Jateng Diikuti 490 Siswa

Berita88 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Menteri Pendidikan Dasar & Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti secara resmi membuka Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat SD dan SMP se-Provinsi Jawa Tengah di Balai Bahasa Jawa Tengah di Ungaran, Kabupaten Semarang, dengan ditandai pemukulan gong. FTBI se-Jateng digelar pada 9-11 Oktober 2026.

Ikut mendampingi Mendikdasmen adalah Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Mukhsin, Wagub Jateng Gus Yasin Maimoen, Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah Dwi Laily Sukmawati, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, dan pejabat lainnya. Selain itu, ratusan siswa SD dan SMP perwakilan dari 35 Kabupaten/Kota di Jateng yang merupakan peserta FTBI serta para pendamping.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan bahwa festival ini dinilainya sangat penting karena sebagai komitmen untuk melestarikan bahasa dan kebudayaan daerah. Selain itu, melaksanakan amanat konstitusi dengan “Trigatra Bangun Bahasa” yakni utamakan Bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengajak seorang anak peserta FTBI untuk berhitung dalam Bahasa Jawa. Ternyata, muncul keunikan saat anak tersebut menyebutkan angka dua puluh satu.

Taj Yasin meminta anak itu menyebutkan angka setelah “rong puluh”, anak tersebut langsung menjawab dengan “rong puluh siji”. Seharusnya disebut “selikur”. Jawaban anak tersebut langsung membuat Gus Yasin Maimoen dan para hadirin tertawa terbahak-bahak. Jawaban itu menunjukkan jika ada bahasa daerah yang hilang karena yang nguri-nguri mulai berkurang.

“Saya menilai bahwa FTBI ini sangat penting guna melestarikan dan mengenalkan Bahasa Jawa sejak usia anak-anak,” ujar Taj Yasin.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Mukhsin melaporkan, ajang FTBI tingkat Jateng 2026 ini diikuti sebanyak 490 siswa SD dan SMP. Mereka merupakan para juara pertama di tingkat Kabupaten/Kota masing-masing. FTBI ini berlangsung selama tiga hari yakni 9-11 Oktober 2026 di Balai Bahasa Jateng di Ungaran dan Kampus Universitas Ngudi Waluyo.

“Sejumlah cabang lomba yang digelar yakni membaca dan menulis huruf Jawa, geguritan, menulis cerita pendek berbahasa Jawa dan Macapat, dan stand up comedy bahasa Jawa. Diharapkan, akan tercipta generasi muda pelestari Bahasa Jawa,” tandas Hafidz.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *