Bupati Klaten Hadiri Rakornas Kementan, Perjuangkan Bantuan Irigasi dan Pompanisasi

Peristiwa160 Dilihat

​JAKARTA – wartaintegritas.com — Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementan RI, Jakarta Selatan, Senin (20/4/26).

Rakornas ini fokus pada strategi antisipasi kekeringan ekstrem yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada tahun 2026.
​Kegiatan ini merupakan respons cepat pemerintah pusat menindaklanjuti prediksi BMKG mengenai kemarau panjang akibat fenomena El Nino, sekaligus menjalankan arahan Menteri Pertanian untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional.

​Usulkan Bantuan untuk Wilayah Rawan

Ditemui seusai kegiatan, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan bahwa Kabupaten Klaten menjadi salah satu daerah yang diundang khusus untuk memberikan masukan serta memetakan wilayah-wilayah pertanian yang berpotensi terdampak kekeringan.

​“Hari ini kita melaksanakan rakor bersama para kepala daerah dari wilayah seluruh Indonesia. Fokusnya adalah antisipasi musim kemarau panjang. Alhamdulillah, Klaten turut diundang dan kami diminta menyampaikan usulan terkait wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan untuk mendapatkan intervensi bantuan,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Hamenang.

​Fokus pada Infrastruktur Pengairan

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Klaten telah menyerahkan proposal bantuan kepada Kementerian Pertanian. Fokus utama usulan tersebut adalah penguatan infrastruktur pengairan, termasuk perbaikan jaringan irigasi dan pengadaan sistem pompanisasi.

​“Kami sudah menyampaikan aspirasi dan proposal ajuan. Harapannya, bantuan seperti perbaikan jalur irigasi maupun pompanisasi menuju lahan sawah yang berpotensi terdampak bisa direalisasikan tahun ini. Hal ini sangat penting agar produktivitas pertanian di Kabupaten Klaten tetap terjaga meskipun cuaca ekstrem,” imbuhnya.

​Sinergi Pusat dan Daerah

Mas Hamenang menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci dalam menghadapi tantangan iklim. Ia berharap dengan dukungan dari Kementerian Pertanian, Kabupaten Klaten tetap mampu menjadi lumbung pangan yang diandalkan di Jawa Tengah maupun di tingkat nasional.

​“Semoga upaya ini membuahkan hasil sehingga swasembada pangan tetap terwujud, baik di skala daerah maupun nasional,” pungkasnya.

(Benyamin Hadinagoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *