Bupati Hamenang Kukuhkan Sedulur Ambulans Klaten (SAK) untuk Perkuat Misi Kemanusiaan

Peristiwa150 Dilihat

​KLATEN – wartaintegritas.com – Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, secara resmi mengukuhkan komunitas Sedulur Ambulans Klaten (SAK) pada Minggu, 19 April 2026, di Pendapa Pemkab Klaten. Langkah ini diambil untuk memperkuat jaringan solidaritas relawan dalam memberikan pelayanan kedaruratan bagi masyarakat secara gratis.

​Sinergi Strategis Pelayanan Kedaruratan

​Bupati Hamenang menegaskan bahwa SAK merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dalam menangani berbagai situasi darurat. Layanan yang disediakan mencakup operasional 24 jam untuk:

  • Antar-jemput pasien dan rujukan medis.
  • Penanganan kecelakaan transportasi.
  • Layanan ambulans jenazah.
  • Siaga bencana dan arus mudik.

​”Para petugas ambulans yang tergabung di SAK akan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan,” ujar Bupati Hamenang.

​Kepala Dinas Kesehatan Klaten, dr. Anggit Budiarto, M.M.R., yang turut menggagas komunitas ini, berharap kehadiran SAK dapat meningkatkan respons cepat (quick response) di wilayah Klaten melalui koordinasi yang terintegrasi dengan Dinkes dan PMI.

​Dukungan Komunikasi dari ORARI

​Acara ini juga mendapat apresiasi dari Orari Lokal Kabupaten Klaten. Perwakilan Orari, Narwanto (YC2GRC), menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan teknis komunikasi guna memastikan koordinasi antar-unit ambulans berjalan efektif.

“Kami siap membantu komunikasi di segala bidang, terutama untuk urusan kemanusiaan,” tegas Narwanto.

​Komitmen Relawan Tanpa Pamrih

​Ketua SAK, M. Husni Thamrin, selaku koordinator relawan, menekankan bahwa fokus utama organisasi ini adalah memberikan bantuan medis dan sosial tanpa pamrih. Ia berkomitmen untuk terus memperkuat jejaring relawan lokal agar penanganan medis pada masa kritis (golden hour) dapat dilakukan secara maksimal demi keselamatan warga.
​Dengan pengukuhan ini, ekosistem pelayanan kegawatdaruratan di Kabupaten Klaten kini makin solid, menggabungkan kesiapsiagaan armada pemerintah dengan ketangkasan jaringan relawan sukarela.

(Benyamin Hadinagara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *