Anomali Kali Odo

Trip & Wisata63 Dilihat

KAB. SEMARANG – wartaintegritas.com – Pada musim kemarau limpah air, namun pada musim penghujan justru airnya sudut bahkan kering. Terasa aneh, namun itulah realita yang ada di Kali Odo, Tuntang, Kabupaten Semarang.
Saya ke lokasi hari Sabtu lalu untuk melihat keadaan sebenarnya. Benar kolam besar berisi air yang berasal dari lima sumber mata air.


Air kolam itu terus terisi dan limpahannya mengalir ke aliran kali kecil. Lingkungan alamnya masih banyak pepohonan yang rimbun. Sesepuh desa yang saya jumpai membenarkan kenyataan itu. Pada musim kemarau seperti ini banyak orang datang dari berbagai kalangan untuk sekedar berendam atau bermain air dengan sewa ban.

Anomali ini secara ilmu bisa merupakan resapan air yang tertunda. Air hujan meresap di dataran tinggi butuh waktu beberapa bulan melewati batuan di bawahnya. Lalu memancar di Kali Odo ketika kemarau.
Sebaliknya pada musim hujan, air tanah dangkal yang penuh menahan air. Ketika kemarau tekanan permukaan susut sehingga air bawah tanah memancar keluar. Itu sistem sifon alam. Pendapat lain menyebutkan itu adalah anomali hidrologi berupa waktu jeda aliran yang panjang. Itu teorinya, namun realita memang demikianlah yang ada di Kali Odo, Tuntang.

(Yoh. Christiono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *