Aiptu Amin Sutadi “All Out” di Pilkades Sraten, Siap Menjadi Pemimpin yang Baik

Berita110 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Semarang digelar pada 14 Desember 2026 mendatang, di 140 desa dari 19 kecamatan. Bulan Oktober ini, secara serentak pula sudah masuk tahap pendaftaran bakal calon.

Salah satu desa di Kecamatan Tuntang yakni Desa Sraten, pada Jumat (09/10/2026) memasuki hari ke-5 masa pendaftaran, baru satu pendaftar yang menyerahkan berkas pendaftaran Pilkades yakni Aiptu Amin Sutadi (51) warga RT 02 RW 03, Desa Sraten yang masih aktif menjadi anggota Polri dan menjabat sebagai Panit Opsnal Unit Reskrim Polsek Sidomukti, Polres Salatiga.

“Apa yang saya lakukan ini yakni mendaftarkan diri menjadi bakal calon kades ini, bukan hanya ikut-ikutan dalam kontestasi politik di tingkat desa. Namun, ini dilandasi dari keinginan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat di kampung halamannya yakni Desa Sraten,” ujar Amin S.

Selain itu, pertimbangan yang lain adalah dari sang kakak kandungnya yakni Rochmad, S.H. (Kades Sraten) yang hingga kini sudah menjabat Kades Sraten selama tiga periode, sehingga sudah tidak bisa mencalonkan kembali. Dari sini, muncul dorongan dan dukungan masyarakat yang meminta dirinya agar maju mendaftarkan sebagai calon kades. Dari itu semua, serta secara khusus adanya dorongan keluarga besarnya akhirnya memutuskan mendaftarkan menjadi calon Kades Sraten.

“Awalnya saya tidak pernah memikirkan rencana untuk mendaftarkan sebagai calon kepala desa karena selama ini lebih konsentrasi dalam tugas sebagai anggota kepolisian di Polres Salatiga. Adanya permintaan masyarakat dan dorongan khusus keluarga besarnya, membuat saya lebih mantab untuk melanjutkan pengabdiannya di Desa Sraten ini,” katanya.

Adik kandung Kades Sraten Rokhmad, S.H. ini sebelum mengikuti tahapan Pilkades Sraten ini, telah mengawali berkomunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait mekanisme yang harus dijalani selama proses pencalonan kepala desa ini. Bahkan, dirinya berencana mengundurkan diri atau pensiun dini dari kepolisian. Namun, niatnya itu dengan berbagai pertimbangan tidak diperbolehkan oleh pihak kepolisian. Kemudian, memutuskannya dengan mekanisme cuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jika nantinya terpilih menjadi Kades Sraten, saya punya keinginan untuk mempertahankan predikat Desa Antikorupsi yang selama ini sudah diperjuangkan oleh kakak kandung saya. Pun siap melanjutkan program-program kerja yang sudah berjalan. Keinginan mempertahankan predikat Desa Antikorupsi itu diakuinya berat, namun dengan komitmen dan konsistensi menjalankan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan utamanya bertanggung jawab maka saya yakin akan dapat terlaksana,” ujarnya.

Selain itu, Amin Sutadi juga siap memperhatikan kesejahteraan masyarakat, utamanya tenaga pendidik di lembaga pendidikan keagamaan yang ada di Desa Sraten. Ini terkait penghasilan sebagian guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPA). Dari informasi yang diperolehnya, penghasilannya masih sangat kecil sekitar Rp300.000,00. per bulan.

“Melihat kondisi yang riil itu, saya tergerak untuk memikirkan bantuan melalui partisipasi masyarakat. Salah satunya, gagasan saya akan menyediakan kotak amal di sejumlah stan atau tempat usaha di wilayah Desa Sraten untuk bisa berpartisipasi. Dana yang terkumpul dari seluruh kotak amal itu lalu dihimpun secara berkala dan dijadikan satu. Kemudian, disalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan, salah satunya kepada tenaga pendidik MI dan TPA tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amin sampaikan bahwa pencalonannya ini didasari dari niat yang tulus pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat Desa Sraten. Bahkan, dirinya pun siap turun langsung atau hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan bantuan. Masyarakat itu perlu mendapatkan pendampingan terkait dengan pemahaman akan haknya maupun prosedur yang berlaku dikala menghadapi persoalan.

“Masyarakat itu butuh kehadiran kita atau Kepala Desa (Kades) dan melayaninya dengan baik. Keinginan saya, bisa menjadi pemimpin yang baik, dekat dan berguna bagi masyarakat khususnya masyarakat Desa Sraten,” tandasnya.

Berkas Pendaftaran Pak Amin Sutadi Sudah Lengkap

Ketua Panitia Pilkades Sraten Khudori mengatakan bahwa sejak dimulainya pendaftaran sampai sekarang ini, sudah dua orang warga yang sudan berkonsultasi. Namun, dari dua orang itu masih satu yang mendaftar dan mengambil formulir serta mengembalikan atau menyerahkan kembali dengan lengkap sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

“Awalnya, ada dua warga yang berkonsultasi dan minta penjelasan terkait persyaratan dan lain sebagainya, yakni Pak Amin dan satu lagi warga. Namun, yang benar-benar sudah mendaftar dan menyerahkan persyaratan secara lengkap adalah Pak Amin Sutadi. Dari persyaratan yang diserahkan itu, setelah dicek dan teliti, ternyata sudah lengkap sesuai dengan aturan yang ada. Untuk pendaftaran akan ditutup pada 15 Oktober 2026,” jelas Khudori didampingi panitia yang lain.

Pilkades Sraten Diharapkan Berlangsung Aman & Tetap Kondusif

Sementara itu, Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sraten Muh. Taufik, S.Sos., M.M. berharap pelaksanaan Pilkades Sraten ini dapat berjalan lancar sejak pendaftaran hingga pemungutan suara nantinya. Bahkan, harapannya dari tahap awal hingga tahap akhir tetap damai, tenang, aman dan kondusif.

“Harapan kami, Pilkades Sraten ini berjalan lancar sesuai tahapan yang ada. Dan tetap aman, damai, dan kondusif serta tidak ada kendala yang berarti.
Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif. Dan utamanya, gunakanlah hak pilih dengan sebaik-baiknya,” pungkas Muh. Taufik, mantan Camat Bandungan, Kabupaten Semarang.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *