Semarak Menyambut Tahun Baru Penanggalan Jawa, Ratusan Warga Tegalyoso Klaten Gelar Jalan Sehat Gotong Royong

Peristiwa126 Dilihat

KLATEN — wartaintegritas.com — Satu (1) Suro adalah hari pertama dalam penanggalan kalender Jawa, yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram dalam kalender Hijriah Islam. Bagi masyarakat Jawa, momen ini sangat sakral dan diperingati sebagai Tahun Baru Jawa, yang sarat akan nilai spiritual, refleksi diri, dan budaya Ratusan warga dari Dukuh Tegalyoso dan Dukuh Merbung Cilik menyatukan langkah dalam kegiatan jalan sehat bersama pada Minggu pagi (14/6/2026). Dipusatkan di halaman Joglo Kusuma Jati, kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Penanggalan Jawa ini berlangsung meriah dan penuh rasa kekeluargaan.

​Ajang yang diinisiasi secara mandiri oleh warga ini sukses menjadi sarana pemersatu masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan.

​Murni Aspirasi Warga dan Swadaya Tanpa Anggaran Desa

​Kepala Desa Tegalyoso, Catur Prabowo, S.H., menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara ini merupakan murni aspirasi dan program yang diinginkan langsung oleh masyarakat.

Pemerintah desa berkomitmen untuk selalu mendengarkan dan mendukung kebutuhan serta kebahagiaan warganya.

​”Kami selaku yang dituakan di Desa Tegalyoso tentunya selalu belajar mengerti tentang masyarakat. Kita tidak pernah ada kebijakan-kebijakan (sepihak), semuanya tergantung masyarakat, program apa yang harus dilaksanakan,” ujar Catur Prabowo saat diwawancarai awak wartaintegritas

​Catur juga menambahkan bahwa kegiatan ini sama sekali tidak menggunakan anggaran desa atau melibatkan birokrasi pemerintah. Seluruh biaya pelaksanaan kegiatan, mulai dari jalan sehat hingga rencana pagelaran budaya, ditanggung secara gotong royong oleh warga setempat.

​Antusiasme Tinggi dan Beragam Doorprise Menarik

​Ketua Panitia Acara, Sunandar, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Tercatat sekitar 700-an warga ikut serta dengan gembira. Selain menjadi ajang silaturahmi, panitia juga membagikan berbagai macam doorprize menarik yang bersumber dari kepala desa.

​Uniknya, hadiah yang disediakan tidak hanya menyasar perorangan tetapi juga kelembagaan rukun warga:

  • Bantuan Kas RT/RW: Setiap RT yang terlibat mendapatkan bantuan kas sebesar Rp250.000,00. untuk menunjang kegiatan operasional lingkungan.
  • Paket Sembako: Puluhan paket sembako dibagikan, termasuk minyak goreng (total satu boks berisi 12 liter), sabun cuci piring, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
  • Hiburan Anak-anak: Doorprize khusus anak anak juga disiapkan bagi anak-anak agar suasana semakin ceria.

​Acara jalan sehat ini juga semakin semarak dengan adanya hiburan seni budaya lokal serta penampilan musik organ tunggal.

​Menuju Puncak Acara: Kembul Bareng dan Wayang Kulit

​Kegiatan jalan sehat ini merupakan pembuka dari seluruh rangkaian peringatan Tahun Baru Penanggalan Jawa Bulan Suro di Desa Tegalyoso. Agenda besar yang paling dinantikan warga akan digelar pada hari Sabtu malam (20/6/226) mendatang di Joglo Kusuma Jati.

​Puncak peringatan tersebut akan dimeriahkan dengan
​Tradisi Kembul Bareng / Kembul Bujono: Acara makan besar bersama yang melibatkan seluruh lapisan warga sebagai simbol kebersamaan.

​Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk: Pentas seni tradisional yang menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat.

​Melalui momentum Tahun Baru Jawa ini, Catur Prabowo berharap seluruh warga dapat terus menjaga kesehatan, kekompakan, serta hidup rukun berdampingan.

​”Cuma satu permintaannya, kita harus bersatu. Kita harus kompak, tidak boleh bercerai,” pungkasnya.

(Benyamin Hadinagara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *