“Sarira Amurwa; Ngayomi Diri, Ngayomi Jiwa” Gema Semangat Kartini di SMA Warga:

Peristiwa151 Dilihat

Surakarta — wartaintegritas.com – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di SMA Warga berlangsung meriah, sarat makna, dan penuh semangat kebangsaan. Mengusung tema “Sarira Amurwa; Ngayomi Diri, Ngayomi Jiwa”, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga ruang refleksi bagi seluruh warga sekolah dalam memaknai perjuangan perempuan Indonesia di masa lalu dan relevansinya di masa kini.

Sejak pagi hari, rangkaian kegiatan telah dimulai dengan berbagai persiapan yang melibatkan seluruh panitia dan peserta didik. Atmosfer kebersamaan begitu terasa ketika siswa, guru, dan tenaga kependidikan berbaur dalam satu semangat yang sama: merayakan nilai-nilai perjuangan dan keteladanan Kartini dalam kehidupan modern.

Puncak kegiatan diawali dengan apel dan pembukaan oleh MC, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Rachmad Sugeng Suryana. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perjuangan R.A. Kartini tidak hanya berhenti sebagai catatan sejarah, melainkan harus terus dihidupi dalam sikap dan tindakan generasi muda saat ini.

Menurutnya, Kartini dan para pahlawan wanita Indonesia telah membuka jalan besar bagi kesetaraan perempuan dan laki-laki, terutama dalam akses pendidikan dan peran sosial. “Hari ini kita menikmati hasil perjuangan itu. Maka tugas kita bukan lagi sekadar menuntut hak, tetapi mengisi kesempatan tersebut dengan prestasi, karakter, dan kontribusi nyata,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun karakter sebagai bentuk nyata perjuangan masa kini. Nilai-nilai seperti menghargai orang tua, menghormati guru, disiplin, serta memiliki integritas menjadi landasan utama dalam membentuk generasi yang unggul. Dalam konteks inilah, tema Sarira Amurwa dimaknai sebagai upaya menjaga diri secara utuh—baik secara fisik, mental, maupun moral—serta Ngayomi Jiwa sebagai kemampuan merawat dan menguatkan batin di tengah berbagai tantangan zaman.

Dalam sambutannya, beliau juga mengajak para siswa untuk meneladani sosok perempuan inspiratif masa kini. Figur seperti Tri Rismaharini yang dikenal dengan kepemimpinan tegas dan kepeduliannya terhadap masyarakat, Najwa Shihab yang konsisten menyuarakan kebenaran melalui media, serta Maudy Ayunda yang menunjukkan bahwa prestasi akademik dan karier dapat berjalan seimbang, menjadi contoh nyata bahwa perempuan Indonesia mampu berkiprah di berbagai bidang.

Usai sambutan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan beragam penampilan dan perlombaan yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Penampilan sinden membuka nuansa budaya yang kental, diikuti dengan lomba estafet yang memupuk kerja sama tim dan sportivitas. Suasana makin hidup dengan sesi ice breaking yang interaktif serta penampilan guru yang turut memeriahkan acara.

Salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah ajang cosplay yang terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari makeup hairdo, kostum, hingga fashion show. Kreativitas siswa terlihat jelas dalam menampilkan berbagai karakter yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat makna budaya dan identitas. Penampilan band siswa yang membawakan beberapa lagu turut menambah semarak suasana, menjadikan peringatan Kartini kali ini makin berkesan.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba serta penutupan oleh MC. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, penuh antusiasme, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Melalui peringatan ini, SMA Warga menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai-nilai kehidupan. Semangat Kartini diharapkan terus hidup dalam setiap langkah siswa—tidak hanya dalam kata, tetapi juga dalam tindakan nyata sehari-hari.

Dengan mengusung semangat “Sarira Amurwa; Ngayomi Diri, Ngayomi Jiwa”, SMA Warga mengajak seluruh generasi muda untuk menjadi pribadi yang mampu menjaga diri, menguatkan jiwa, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas—sebuah refleksi nyata dari perjuangan Kartini yang terus relevan sepanjang zaman.

(Purwoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *