KABUPATEN SEMARANG — wartaintegritas.com – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Semarang dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2026. Sebanyak 140 desa di 19 kecamatan akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Kamis (15/10/2026) menjadi hari terakhir pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades).
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, pendaftaran bakal calon kepala desa di Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, menarik perhatian karena jumlah pendaftarnya disebut mencapai empat orang. Namun, berdasarkan data nama yang diperoleh hingga penutupan pendaftaran, baru tercatat tiga pendaftar, yakni Aiptu Amin Sutadi (51) sebagai pendaftar pertama, Muhammad Muqtadir Billah (65), dan Zaenal Arifin (58).
Kepala Desa Sraten, Rokhmad, S.H., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pilkades pada 14 Desember 2026 mendatang. Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga keamanan, ketenteraman, kedamaian, dan kondusivitas selama seluruh tahapan berlangsung.
“Mari masyarakat Desa Sraten menyukseskan Pilkades ini. Biarkan suara yang menentukan. Pesan saya kepada semua bakal calon, ‘menang ojo umuk, kalah ojo ngamuk’ (menang jangan sombong, kalah jangan marah),” ujar Rokhmad.
Sementara itu, Camat Tuntang, Dhani Ardianto, S.STP., M.M., menyampaikan bahwa setelah masa pendaftaran berakhir, jumlah bakal calon kepala desa di setiap desa penyelenggara Pilkades bervariasi. Sebagian desa memiliki minimal dua pendaftar, sedangkan desa lainnya memiliki hingga empat pendaftar.
“Seperti di Desa Sraten ini, hingga penutupan pendaftaran ada empat pendaftar. Kami berharap seluruh unsur penyelenggara dan peserta Pilkades disiplin melaksanakan setiap tahapan serta berpedoman pada ketentuan dan regulasi yang berlaku,” kata Dhani Ardianto kepada awak media, Kamis (15/10/2026).
Ia menegaskan, Pilkades harus diselenggarakan secara sehat, aman, nyaman, damai, jujur, adil, dan berintegritas. Seluruh pihak diharapkan turut menjaga suasana yang adem, ayem, dan tenteram sehingga pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut dapat berlangsung sukses tanpa ekses.
Dhani juga mengajak seluruh unsur, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tuntang dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah selama tahapan Pilkades berlangsung.
Menurutnya, Pilkades harus menjadi pesta demokrasi yang menyenangkan bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk memilih pemimpin terbaik yang mampu membawa kemajuan bagi desa dan kesejahteraan seluruh warganya.
(Heru Santoso)











