Peringati HARHUBNAS 2026, Dishub Rintis Program Angkutan Gratis bagi Karyawan

Berita19 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang menggelar program angkutan gratis bagi karyawan. Program dimaksud akan diawali terlebih dulu dengan uji coba pada Jumat (25/09/2026). Demikian disampaikan Kepala Dishub Kabupaten Semarang Petrus Triyono usai upacara peringatan Harhubnas di Kantor Dishub, Rabu (23/09/2026).

“Kami akan sediakan sebanyak sepuluh unit mobil angkutan umum yang biasa mangkal di Karangjati dan Pringapus. Rutenya dari Karangjati hingga wilayah Ambarawa pergi pulang (PP). Program angkutan gratis bagi karyawan atau pekerja pabrik itu merupakan upaya rintisan,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut meniru program angkutan gratis bagi anak sekolah atau pelajar yang sudah dilaksanakan di Kecamatan Ungaran Barat, Ungaran Timur dan Bawen. Lebih lanjut, rencananya tahun 2027 mendatang mengusulkan program ini akan diusulkan untuk dilaksanakan secara permanen dengan dana APBD. Apabila disetujui akan ditambahkan pelayanan publik ini mulai dijalankan pada tahun 2028.

Upacara bendera peringatan Harhubnas (Hari Perhubungan Nasional) ini dipimpin langsung Bupati Semarang H Ngesti Nugraha. Upacara dihadiri juga Wakil Bupati Hj. Nur Arifah, Sekda Valeanto Sukendro, pejabat struktural, dan puluhan staf Dishub.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam sambutan tertulis, yang dibacakan Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, mencanangkan Bulan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. Ditandaskan bahwa keselamatan dan konektivitas harus dijaga secara bersamaan.

“Rangkaian peringatan Harhubnas tahun 2026 ini, Dishub akan melakukan aksi sosial bersih-bersih terminal Pal Bapang di Kecamatan Bandungan. Selain itu, pembersihan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di beberapa ruas jalan utama,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya akan mengusulkan pembangunan rest area khusus untuk kendaraan angkutan barang. Pasalnya, selama ini banyak pengendara kendaraan angkutan barang yang parkir di tepi jalan raya untuk beristirahat. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bagian Tata Pemerintahan Setda untuk menentukan lokasinya,” tandas Petrus.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *