Peringatan Hari Penerangan Nasional: Murid Sma Warga Ikuti Jelajah Virtual

Pendidikan269 Dilihat

SURAKARTA – wartaintegritas.com – Sejumlah murid SMA Warga Surakarta mengikuti kegiatan Jelajah Virtual dalam rangka peringatan Hari Penerangan Nasional, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Monumen Pers Nasional bekerja sama dengan Museum Penerangan dengan menghadirkan pemandu yang memaparkan sejarah perkembangan dunia penyiaran dan media penerangan di Indonesia.

Melalui kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut, para peserta diajak menelusuri perjalanan panjang perkembangan media penerangan di Indonesia, mulai dari media cetak pada masa penjajahan hingga perkembangan teknologi penyiaran modern di era digital.

Pemandu dari Monumen Pers Nasional menjelaskan bahwa sejak masa kolonial Belanda, surat kabar dan majalah telah menjadi sarana penting dalam menyampaikan gagasan dan informasi kepada masyarakat. Pada awal abad ke-20 mulai bermunculan media yang dikelola oleh kaum pribumi, yang berperan besar dalam menumbuhkan kesadaran nasional dan semangat kebangsaan.

Salah satu media yang terkenal adalah Medan Prijaji yang dipelopori oleh Tirto Adhi Soerjo. Surat kabar ini dikenal sebagai media yang berani menyuarakan kepentingan rakyat pribumi sekaligus mengkritik kebijakan pemerintah kolonial. Kehadiran media seperti ini menjadi tonggak penting dalam perkembangan pers nasional.

Selain Medan Prijaji, berbagai surat kabar dan majalah lain juga bermunculan dan menjadi wadah penyebaran gagasan mengenai pendidikan, kebangsaan, serta semangat pergerakan nasional. Melalui media cetak tersebut, para tokoh pergerakan memanfaatkan pers sebagai sarana perjuangan intelektual untuk menyampaikan aspirasi rakyat serta membangun kesadaran persatuan bangsa.

Dalam kegiatan ini juga dipaparkan perkembangan media penyiaran radio yang pada masa perjuangan kemerdekaan memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat luas. Radio menjadi alat penting untuk menyampaikan berita perjuangan sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme rakyat Indonesia.

Sementara itu, pemandu dari Museum Penerangan menjelaskan bahwa teknologi penyiaran terus mengalami perkembangan, mulai dari majalah hingga radio analog yang memungkinkan penyebaran informasi berlangsung lebih cepat dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Melalui kegiatan Jelajah Virtual ini, para murid tidak hanya memperoleh pengetahuan sejarah, tetapi juga memahami pentingnya peran media penerangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukatif untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai perkembangan dunia komunikasi dan informasi di Indonesia.

Dengan mengikuti kegiatan tersebut, diharapkan murid SMA Warga Surakarta makin menghargai perjalanan sejarah media di Indonesia serta mampu memanfaatkan teknologi informasi secara bijak dan bertanggung jawab di era digital.

(Purwoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *