Patroli Gabungan TNI-Satlinmas Antisipasi Kerawanan Kerumunan Massa, Temukan Galon Berisi Tuak

Berita42 Dilihat

KAB. SEMARANG – wartaintegritas.com – Mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Koramil 09/Ambarawa bersama Satlinmas Kelurahan Kupang dan Satlinmas Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, menggelar patroli gabungan pada Sabtu (31/10/2026) malam.

Patroli yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WIB tersebut melibatkan sedikitnya 40 personel. Sasaran patroli adalah sejumlah lokasi yang selama ini kerap menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, khususnya kalangan remaja pada malam Minggu, termasuk kawasan yang dikenal dengan sebutan “Malang Minggu”.

Kegiatan patroli dipimpin langsung Batuud Koramil 09/Ambarawa Peltu Sutrisno, didampingi Danton Satlinmas Kupang Dwiyanto dan Danton Satlinmas Panjang Sudarpatman.

Rute patroli dimulai dari kawasan Goa Maria Kerep Ambarawa (GMKA) di Kelurahan Panjang, Patung dr. Cipto Mangunkusumo di Kelurahan Kupang, kompleks Pasar Projo dan RPH/Ngedok (belakang Pasar Projo), kompleks rel kereta api Kupang Sari, Alun-Alun Tambakboyo, Jalan Lingkar Ambarawa (JLA), hingga wilayah Desa Bejalen. Patroli kemudian berakhir di Koramil 09/Ambarawa.

“Patroli yang kita laksanakan ini merupakan kegiatan gabungan dengan Satlinmas Kelurahan Kupang dan Panjang. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi kerawanan wilayah, terutama pada malam akhir pekan atau malam Minggu. Biasanya, banyak warga, khususnya kalangan remaja, berkumpul di sejumlah tempat sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan,” terang Peltu Sutrisno didampingi Pelda Aris Dili seusai patroli.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal dalam persiapan menghadapi pelaksanaan Pilkades Bejalen. Ke depan, patroli gabungan serupa direncanakan melibatkan Satlinmas dari desa dan kelurahan lainnya di wilayah Kecamatan Ambarawa.

Temukan Galon Berisi Minuman Tuak

Salah satu kejadian yang menarik perhatian tim patroli berlangsung di kawasan tongkrongan sekitar rel kereta api Kupang Sari, Kelurahan Kupang.

Tim patroli membubarkan kerumunan remaja di komplek RPH atau Ngedok di belakang Pasar Projo. (Foto Heru Santoso)

Saat rombongan patroli mendekati lokasi, belasan remaja yang sedang berkumpul langsung berhamburan meninggalkan tempat dengan mengendarai sepeda motor. Beberapa di antaranya bahkan terlihat berboncengan hingga tiga orang.

Namun, tiga remaja tidak sempat meninggalkan lokasi sehingga masih dapat ditemui dan diajak berdialog oleh tim patroli. Dalam pemeriksaan di sekitar lokasi, petugas menemukan minuman jenis tuak yang disimpan di dalam sebuah galon.

Ketika dimintai keterangan oleh Peltu Sutrisno, para remaja tersebut mengaku hanya berkumpul untuk bersantai dan mengobrol bersama teman-temannya. Mereka juga menyebut berasal dari sejumlah sekolah SMP dan SMA/SMK di Ambarawa dan sekitarnya.

“Kami di sini hanya nongkrong saja, ngopi dan ngrokok, tidak minum-minuman keras. Ini biasa kami lakukan setiap malam Minggu bersama teman-teman,” ujar NN, salah seorang remaja yang mengaku sebagai pelajar salah satu SMK di Bawen.

Masyarakat Berharap Polri Turut Dilibatkan

Pelaksanaan patroli gabungan TNI dan Satlinmas tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan unsur Polri agar penanganan terhadap potensi gangguan keamanan dapat dilakukan secara lebih terpadu.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan patroli gabungan TNI dan Satlinmas ini. Namun, akan lebih baik apabila Polri juga dilibatkan. Dengan demikian, sinergitas TNI-Polri dan masyarakat, dalam hal ini Satlinmas, benar-benar terlihat melalui kolaborasi nyata,” ungkap Harun Karsono (58) dan Wasripan (54), keduanya warga Kelurahan Kupang, Ambarawa.

Menurut mereka, keterlibatan ketiga unsur tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa aman, nyaman, dan tenang di tengah masyarakat sekaligus menjaga situasi wilayah agar tetap kondusif.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *