KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Semarang. Kali ini, si jago merah melalap kandang ayam milik Wasita di Dusun Glendang RT 06 RW 03, Desa Watuagung, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Minggu (18/10/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Kebakaran tersebut mengakibatkan bangunan kandang ayam bertingkat tiga beserta isinya ludes dilalap api. Akibat peristiwa itu, pemilik kandang diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp2 miliar. Selain itu, seorang korban dilaporkan mengalami luka-luka akibat tersengat aliran listrik dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun wartaintegritas.com menyebutkan, api pertama kali diketahui oleh pemilik kandang. Mengetahui kandang ayamnya terbakar, Wasita segera menghubungi Kepala Desa Watuagung, Heryu Cahyono. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Bringin dan Pos Terpadu Bawen untuk meminta bantuan pemadaman.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
Menurutnya, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada panel listrik di bagian belakang kandang ayam.
“Akibat kebakaran hebat tersebut, bangunan kandang ayam bertingkat tiga dengan luas 240 meter persegi dan kapasitas 26.000 ekor ayam ludes dilalap api. Kerugian pemilik kandang diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Bahkan, terdapat satu korban yang mengalami luka-luka akibat tersengat aliran listrik dan hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit,” terang Anang Sukoco.
Proses pemadaman melibatkan personel Damkar dari Pos Terpadu Bawen, Pos Bringin, Pos Getasan, dan Pos Ambarawa. Petugas juga mendapat bantuan dari anggota Koramil Tuntang, Polsek Tuntang, serta para relawan yang turut membantu penanganan kebakaran.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan dan pemeliharaan instalasi listrik secara berkala, khususnya pada bangunan peternakan yang menggunakan peralatan listrik untuk menunjang operasional sehari-hari.
(Heru Santoso)










