KLATEN – wartaintegritas.com — Pemerintah Kabupaten Klaten mengajak mahasiswa baru Universitas Widya Dharma (UNWIDHA) Klaten untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah, khususnya pengembangan potensi desa berbasis data. Hal tersebut disampaikan Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Jaka Purwanto, saat memberikan pembekalan dalam acara Kuliah Perdana dan Pembekalan Mahasiswa Baru UNWIDHA Klaten Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Kampus UNWIDHA, Senin (14/9/2026).
Mewakili Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, Jaka Purwanto menyampaikan bahwa keberagaman latar belakang mahasiswa UNWIDHA yang datang dari berbagai pelosok Nusantara merupakan modal sosial yang kuat untuk memperkenal potensi Klaten ke tingkat nasional.
Pemkab Klaten pun membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar mahasiswa dapat membantu memetakan serta mendata potensi lokal.
”Mahasiswa diharapkan dapat mengambil peran, terutama dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui penggalian potensi yang ada di desa. Potensi desa di Klaten sangat luar biasa, mulai dari produksi, manajemen, hingga pengembangan wisata. Pemkab Klaten siap berkolaborasi,” ujar Jaka Purwanto.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekda turut memaparkan sepuluh program prioritas Pemkab Klaten yang mengusung arah kebijakan pembangunan daerah berkelanjutan, di antaranya:
- Pembangunan & Pembenahan Infrastruktur: Penanganan perbaikan jalan, betonisasi, pelebaran jembatan sempit guna memurai titik kepadatan lalu lintas, serta penataan Penerangan Jalan Umum (PJU) sepanjang 720 km.
- Pengembangan Potensi Air Bersih & UMKM: Pengkajian 91 titik sumber air bersih serta dorongan legalisasi produk air mineral lokal Klaten.
- Penguatan Sektor Pertanian: Menjamin ketersediaan pupuk terjangkau dan memperkuat pasokan pangan daerah.
- Penurunan Angka Stunting: Melanjutkan efektivitas intervensi gizi untuk menekan angka stunting yang pada 2025 berada pada angka 10,05 persen.
- Penyerapan Ketenagakerjaan: Optimalisasi aplikasi Sikendi dan penyelenggaraan pelatihan kerja serta pendampingan pemasaran UMKM.
- Cakupan Kesehatan Masyarakat (UHC): Mempertahankan serta menyisir 0,03 persen warga yang belum terlayani dari total 99,97 persen cakupan jaminan kesehatan.
- Program Beasiswa Pemuda Berprestasi: Alokasi beasiswa pendidikan Rp1 miliar pada tahun 2026 bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, yang ditargetkan meningkat hingga Rp10 miliar pada tahun mendatang.
- Digitalisasi Public Spaces: Pemasangan jaringan internet gratis di 26 titik area publik untuk mempermudah akses informasi serta kanal aspirasi masyarakat.
Sementara itu, Rektor UNWIDHA Klaten, Prof. Dr. H. Triyono, M.Pd., mengapresiasi sinergi yang dibangun Pemkab Klaten. Pihaknya menetapkan tiga sektor utama bagi mahasiswa dalam mengabdi kepada daerah, yaitu penguatan wisata air, kuliner, serta pemberdayaan ekonomi kreatif/UMKM.
Prof. Triyono menjelaskan, dari total 750 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, sebanyak 360 mahasiswa program reguler S1 dan D3 diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian Kuliah Perdana dan PKKMB. Sedangkan 235 mahasiswa dari program Pascasarjana (S2), Alih Jenjang/RPL, dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) mendapatkan dispensasi khusus karena mayoritas telah bekerja.
Pihak rektorat juga menginformasikan tahapan Beasiswa Daerah bagi mahasiswa. Tahapan wawancara dijadwalkan pada 15–18 September 2026 dan pengumuman kelulusan dilangsungkan pada 23 September 2026.
(Benyamin Hadinagara)










