Dinsos P3AKB Klaten Salurkan Bansos Tidak Terencana untuk 56 Warga Rentan dan Sakit Menahun

Berita45 Dilihat

​KLATEN — wartaintegritas.com — Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Sosial, P3AKB menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Tidak Terencana kepada 56 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Senin (14/9/2026).

Program ini ditujukan untuk membantu warga rentan serta penderita sakit menahun yang mengalami krisis ekonomi secara mendadak.
​Penyaluran bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Klaten, Puspo Enggar Hastuti, S.E. Sebagian bantuan diserahkan secara bertahap dalam rangkaian agenda Sambung Rasa.

​Puspo menjelaskan bahwa bantuan ini difokuskan bagi masyarakat yang kehilangan sumber pendapatan akibat kondisi kesehatan serius maupun musibah. Penyakit menahun yang mendominasi kondisi penerima di antaranya kanker dan gagal ginjal yang mewajibkan pasien menjalani terapi cuci darah rutin.

​”Bantuan ini kita berikan kepada warga masyarakat yang secara mendadak mengalami kesulitan hidup. Contohnya, yang biasanya bekerja, tetapi sekarang tidak bisa karena cuci darah, sakit kanker, atau terkena musibah, sehingga tidak bisa beraktivitas dan memenuhi kebutuhan dasar keluarga,” ujar Puspo.

​Verifikasi Ketat dan Evaluasi Desil

​Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Dinsos P3AKB memberlakukan prosedur verifikasi dan validasi lapangan yang ketat terhadap setiap surat pengajuan yang masuk. Petugas mengecek langsung kondisi ekonomi dan sosial calon penerima di tempat tinggal mereka.

​Dalam proses pemutakhiran, pihak dinas juga memberikan edukasi kepada keluarga inti yang masih memiliki kemampuan finansial untuk menopang anggota keluarganya terlebih dahulu.

​”Tidak semua usulan langsung kita terima, tetapi kita pastikan benar-benar tepat sasaran,” tegas Puspo.

​Selain menyalurkan bantuan darurat, Dinsos P3AKB mengevaluasi data desil kesejahteraan para penerima. Warga kurang mampu yang belum terdata dalam skala desil sesuai kondisi riil akan diarahkan untuk pemutakhiran data, sehingga berpeluang mendapatkan program bantuan sosial reguler yang lebih berkelanjutan.

​Meringankan Beban Pengobatan Warga

​Besaran nominal bantuan tunai yang diterima KPM bervariasi sesuai dengan hasil analisis kebutuhan masing-masing warga. Salah satu penerima dari Sorowaden, Kecamatan Ngawen, Tri Suci Hariyati, mengaku bersyukur menerima bantuan tunai sebesar Rp1.000.000,00.

Menurutnya, dana tersebut sangat berarti untuk mengurangi beban kebutuhan harian keluarganya. ​Ungkapan senada disampaikan Esti Handayani, warga Kelurahan Gondang, Kecamatan Kebonarum. Bantuan tersebut diterima untuk membantu pengobatan suaminya, Lili Wibawanto (63), yang harus menjalani terapi cuci darah dua kali seminggu selama lima tahun terakhir akibat gagal ginjal dan hipertensi.

​”Bantuan ini sangat membantu untuk menopang jaminan biaya pengobatan serta kebutuhan hidup sehari-hari. Harapan kami tentunya suami tetap semangat dan selalu diberikan kekuatan dalam menjalani pengobatan,” kata Esti.

​Melalui penyaluran bansos tidak terencana ini, Pemkab Klaten berharap dapat menjaga jaring pengaman sosial masyarakat sekaligus memberikan dorongan moral bagi warga yang sedang berjuang melampaui masa krisis.

(Benyamin Hadinagara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *