Peringatan HUT-RI RW 01 Kelurahan Tambakboyo Ambarawa, Tumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Gali Potensi Berkesenian Masyarakat

Berita185 Dilihat

KAB. SEMARANG – wartaintegritas.com – Bertempat di lingkungan RT 04 RW 01 Kelurahan Tambakboyo Kecamatan Ambarawa, RW 01 Kelurahan Tambakboyo Ambarawa adakan peringatan sederhana Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.  Acara yang melibatkan 8 RT itu didukung oleh masyarakat, tokoh masyarakat, dan pemerintah Kelurahan.

Ketua RW 01, Imam Sahroni dalam sambutannya mengajak masyarakat yang hadir untuk meneladani perjuangan para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.  Meski dalam situasi yang sulit seperti saat ini, Imam Sahroni mengajak masyarakat untuk tetap maju dalam berbagai bidang.

Tarian Srabi Ngampin (Foto: Suyito Basuki)

Lurah Kelurahan Tambakboyo, Deddy Hartanto, S.E., M.M.  mengajak masyarakat untuk berkehidupan yang berkualitas dan memberi kontribusi yang positif terhadap lingkungan.  “Mari kita wujudkan kehidupan yang berkualitas dengan menciptakan lingkungan yang aman, menjaga semangat gotong royong, dan hidup dalam guyub rukun,” demikian ujarnya.  

Tarian Warok model Gedrug dapat sambutan antusias (Foto: Suyito Basuki)

Sementara itu sebagai tokoh masyarakat, Kombes Polisi Dinar Widagdo mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Tambakboyo untuk bersama-sama memerangi narkoba dan menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.   Kombes Dinar Widagdo merasa prihatin bahwa lapas-lapas sekarang ini banyak dihuni oleh orang-orang yang terkait dengan kejahatan narkoba.  “Lapas banyak dihuni oleh kasus narkoba.  Oleh karena itu tidak hanya aparat tetapi juga masyarakat hendaknya mengantisipasi peredaran narkoba. Kita mulai dari keluarga dengan memperhatikan anggota keluarga supaya tidak terlibat dengan narkoba” demikian Kombes Dinar Widagdo yang merupakan warga RT 04 dalam sambutannya.

Pemenang lomba menerima hadiah (Foto: Suyito Basuki)

“Kurang lebih 50 orang tiap hari meninggal karena narkoba. Hindari narkoba dan obat-obatan terlarang. Jika sudah ada yang jatuh ke narkoba, lapor ke polisi atau BNN, sehingga akan dilakukan rehabilitasi terhadap korban,” ujar Kombes Dinar Widagdo mengakhiri uraiannya.

Dalam acara peringatan HUT-RI tersebut diserahkan hadiah kepada anak-anak yang menjuarai lomba dalam sejumlah perlombaan yang diadakan.  Selain itu juga untuk menghibur masyarakat yang hadir, ditampilkan berbagai penampilan seni dari masing-masing RT.  Penampil pertama dari RT 08 yang mengusung tarian Srabi Ngampin ciptaan Inu Sanjaya. Srabi Ngampin adalah makanan khas Ambarawa yang populer di masyarakat Ambarawa, Kabupaten Semarang dan sekitarnya.  Setelah itu tampil Tari Rampak yang dilakukan oleh anak-anak dari RT 07, Tari Warok model Gedruk oleh bapak-bapak warga RT 05. Warga RT yang lain pun menampilkan bentuk kesenian unggulannya.

Tari Rampak oleh anak-anak usia SD-TK (Foto: Suyito Basuki)

Erna Widyaningsih (57) seorang warga RT 05  yang hadir pada acara malam itu memberi pendapatnya bahwa dengan memperingati kemerdekaan tingkat RW bisa membawa kerukunan, kebersamaan.  Dari lomba-lomba yang diselenggarakan, menurutnya juga bisa mengajar anak-anak untuk mulai berpartisipasi dalam peringatan HUT-RI untuk peringatan di tahun-tahun mendatang sehingga tumbuh rasa nasionalisme generasi muda sejak dini. Dengan penampilan kesenian wujud tari dan lain-lain, menurut guru yang mengajar di SMAN 1 Ambarawa ini dapat menggali potensi berkesenian berbagai lapisan masyarakat. 

“Yang menarik, dalam sebuah tarian yang ditampilkan, anak-anak kelas SD dan TK bisa kompak menari dengan kompak dan baik,” demikian ujarnya.

(Suyito Basuki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *