“Air Bleng” dari Kaliulo Pringapus, Airnya Asin & Dapat Dimanfaatkan untuk Obat Gatal

Peristiwa217 Dilihat

KAB. SEMARANG — wartaintegritas.com — Salah satu desa di wilayah Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang banyak dikenal karena ada keunikan tersendiri, yakni mata air panas yang airnya dapat menjadi bahan pembuatan makanan maupun sebagai bahan pengobatan. Mata air panas tersebut banyak dikenal dengan nama Mata Air Pablengan di Desa Kaliulo, Kecamatan Pringapus.

“Mata air itu dikenal dengan ‘Air Pablengan’, yakni sumber mata air panas alami yang mengandung mineral belerang dan rasanya asin. Uniknya, air ini sudah banyak digunakan secara turun-temurun oleh warga lokal maupun warga dari luar daerah sebagai pengganti obat pengembang (bleng) untuk memasak, membuat kerupuk karak, dan gendar. Bukan hanya itu, air Pablengan ini dapat dijadikan sebagai obat gatal pada kulit. Dan ini sudah banyak yang membuktikan,” terang Minto (57) salah seorang warga Pringapus, yang rumahnya tidak jauh dari Air Pablengan ini, Kamis (25/06/2026) siang.

Sementara itu, pemerhati budaya dan tempat-tempat unik dan bersejarah Kabupaten Semarang, Ginanjar, mengatakan bahwa secara historis dan turun-temurun, warga sekitar telah memanfaatkan Air Pablengan ini untuk berbagai keperluan dapur dan pengobatan ringan.

“Air ini memiliki kandungan mineral atau mirip garam/bleng cocok untuk menjadikan kenyal maupun mekar saat adonan kerupuk karak atau gendar digoreng. Bahkan, sering pula digunakan sebagai bahan campuran merebus ketupat. Dari sini, maka ketupat itu akan tahan lama dan semakin gurih. Bukan hanya untuk bahan makanan saja, namun juga kandungan airnya yang asin banyak dipercaya warga, dapat digunakan untuk pengobatan bahkan meredakan penyakit gatal-gatal pada kulit,” ujar Ginajar alias Ginziro kepada awak media, Kamis (25/06/2026).

Lebih lanjut Ginanjar ungkapkan, bahwa memanfaatkan air bleng ini, banyak dipakai untuk merebus sisa nasi (karak). Dengan tambahan air itu maka akan mudah hancur dan tercampur rata. Kemudian, adonan dicetak, dijemur, dan digoreng hingga menjadi kerupuk renyah.

Uniknya dari mata air panas ini karena berada di kawasan perbukitan Pringapus. Air ini dapat diambil langsung oleh warga dari sumbernya. Selain itu, dapat juga dijual ke pasar terdekat. Warga yang berminat akan Air Bleng itu dapat mengambil menggunakan jerigen agaupun galon serta hanya membayar dengan sukarela.

(Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *